Pemasok Global Perangkat Uji Laboratorium Bahan Tahan Api Satu Atap

Kirim Email Kepada Kami:[email protected]

Semua Kategori
Informasi Industri

Halaman Utama /  Berita  /  Informasi Industri

Apa saja langkah-langkah pemeliharaan untuk alat uji kelenturan udara?

Apr 02, 2025 0

Langkah-langkah pemeliharaan pada alat ukur permeabilitas udara mencakup pembersihan peralatan harian, kalibrasi peralatan, pemeriksaan jalur udara dan pipa, penggantian filter secara berkala, pelumasan bagian bergerak, pemeriksaan koneksi listrik dan sensor, pencatatan penggunaan peralatan, dan penanganan tepat waktu situasi abnormal.

Meter permeabilitas udara adalah alat profesional yang digunakan untuk mengukur permeabilitas udara dari bahan. Untuk memastikan keakuratan pengukuran dan operasi stabil jangka panjang peralatan, pemeliharaan rutin diperlukan. Dalam artikel ini, editor Hut Instrument akan memperkenalkan langkah-langkah pemeliharaan meter permeabilitas udara untuk membantu pengguna lebih memahami dan menggunakan peralatan tersebut.

1743563433056.jpg

Langkah-langkah pemeliharaan meter permeabilitas udara
1. Langkah-langkah pemeliharaan harian
(1) Jaga peralatan tetap bersih: Karena debu, serat atau sisa sampel mungkin masuk ke dalam instrumen selama proses pengukuran, sangat penting untuk membersihkan saluran pengukuran dan permukaan meja kerja secara teratur untuk mencegah kontaminasi memengaruhi hasil pengukuran.
(2) Kalibrasi peralatan: Untuk memastikan keakuratan pengukuran alat ukur permeabilitas udara, peralatan harus dikalibrasi secara teratur. Menurut panduan kalibrasi yang disediakan oleh produsen peralatan, sampel standar harus digunakan untuk kalibrasi, dan parameter peralatan harus disesuaikan untuk memastikan keakuratan data pengukuran.
(3) Periksa jalur udara dan pipa: Periksa apakah ada kebocoran udara pada jalur udara, pastikan bahwa sambungan rapat tanpa retakan atau aus. Jika diperlukan, ganti saluran pipa dan cincin segel yang sudah tua untuk mencegah aliran udara tidak stabil yang menyebabkan kesalahan pengukuran.

2. Langkah-langkah pemeliharaan rutin
(1) Ganti filter secara berkala: Filter harus diperiksa dan diganti secara berkala sesuai dengan frekuensi penggunaan dan kondisi lingkungan. Secara umum disarankan untuk mengganti filter setiap 6 bulan hingga 1 tahun untuk memastikan kebersihan dan stabilitas aliran udara.
(2) Oleskan pelumas pada bagian yang bergerak: Beberapa bagian di dalam meter permeabilitas udara perlu dilumasi secara teratur untuk memastikan operasi yang lancar. Terutama ketika datang ke perangkat penjepit sampel atau bagian yang bergerak dari pompa udara, pelumasan dapat mengurangi gesekan dan mencegah aus mekanis.
(3) Periksa koneksi listrik dan sensor: Bagian listrik dan sensor dari meter permeabilitas udara merupakan komponen intinya. Periksa secara teratur apakah koneksi listriknya kuat, tidak longgar atau kontaknya buruk. Juga perhatikan status kerja sensor untuk memastikan bahwa pembacaannya akurat dan responsif.
3. Penyelesaian masalah dan tindakan pengobatan
(1) Catat penggunaan peralatan: Disarankan untuk membuat catatan penggunaan peralatan saat menggunakan meter permeabilitas udara, yang membantu melacak penggunaan peralatan dan memudahkan penyelesaian masalah ketika terjadi kendala.
(2) Menangani situasi abnormal tepat waktu: Selama penggunaan, jika alat ukur permeabilitas udara mengeluarkan suara aneh, hasil pengukuran berfluktuasi secara signifikan, atau operasinya gagal, sebaiknya dihentikan segera untuk pemeriksaan dan perbaikan.
(3) Pemeriksaan profesional berkala: Selain pemeliharaan harian dan pemeriksaan mandiri, disarankan untuk melakukan pemeriksaan profesional sekali setahun, dan produsen peralatan atau pusat perawatan yang berwenang harus melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan menyeluruh pada alat ukur permeabilitas udara. Langkah-langkah pemeliharaan alat ukur permeabilitas udara adalah kunci untuk memastikan operasi stabil jangka panjang dan keakuratan pengukuran. Melalui pembersihan harian, kalibrasi berkala, pemeriksaan komponen utama, dan langkah-langkah lainnya, umur peralatan dapat diperpanjang, biaya pemeliharaan dapat dikurangi, dan data pengukuran performa permeabilitas udara yang lebih akurat dapat diberikan.